Sambas - Program Studi Magister Informatika (S2 IF) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi dan promosi program studi di Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Rabu (17/6/2026). Kegiatan bertajuk "Membangun SDM Unggul untuk Mendukung Transformasi Digital Pemerintahan" ini dihadiri oleh civitas akademika Poltesa serta seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Sambas.
Sinergi Untan dan Poltesa untuk Penguatan SDM Digital
Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Uray Heri Mulyanto, ST., M.Kom., Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Politeknik Negeri Sambas, selaku tuan rumah. Beliau menyambut positif kunjungan Tim Magister Informatika Untan dan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi, khususnya dalam mendukung agenda transformasi digital yang tengah digencarkan pemerintah di seluruh tingkatan.
Uray Heri Mulyanto, ST., M.Kom. menyampaikan sambutan selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Poltesa.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Arif Bijaksana Putra Negara, S.T., M.T., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Universitas Tanjungpura. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Sambas merupakan bagian dari komitmen Untan untuk menjangkau dan memberikan akses pendidikan pascasarjana berkualitas bagi para profesional dan ASN di seluruh Kalimantan Barat — termasuk di wilayah perbatasan.
Dr. Arif Bijaksana Putra Negara, S.T., M.T. menyampaikan sambutan mewakili Universitas Tanjungpura.
Prodi Baru Resmi Berdiri, Kantongi Izin Menteri
Dalam sesi pemaparan materi, perwakilan Program Studi Magister Informatika Untan, Eva Faja Ripanti, S.Kom., MMSI., Ph.D, perwakilan Magister Informatika dan Koordinator Program Studi Sarjana Informatika, memaparkan gambaran lengkap tentang program studi yang baru saja resmi berdiri ini.
Program Studi Magister Informatika Untan telah memperoleh izin operasional resmi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 395/B/O/2026 tertanggal 21 April 2026. Pembukaan prodi ini bahkan mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi. Status mutu program studi saat ini telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi nasional, dan proses re-akreditasi akan dilakukan sebelum kelulusan angkatan pertama.
Eva Faja Ripanti, S.Kom., MMSI., Ph.D memaparkan materi Program Studi Magister Informatika Untan.
Visi Besar: Ekosistem Digital Berdaya Saing Global
Program Studi S2 Informatika Untan mengusung visi membangun ekosistem digital untuk meningkatkan daya saing global melalui riset, inovasi, jejaring internasional, dan solusi kemasyarakatan. Untuk mewujudkan visi tersebut, program ini menawarkan tiga pilar konsentrasi utama:
· AI & Data Science — Kecerdasan buatan dan analisis data
· Information Management — Pengelolaan sistem dan informasi
· Cyber Security — Keamanan siber
Menariknya, konsentrasi dapat disesuaikan secara khusus jika ada kerja sama dengan OPD, industri, atau dunia usaha — misalnya dengan fokus pada e-Government — sepanjang kuota mahasiswa terpenuhi.
Kurikulum Fleksibel, Dirancang untuk Profesional Aktif
Salah satu keunggulan yang dipaparkan adalah fleksibilitas kurikulum yang dirancang khusus agar tidak mengganggu aktivitas profesional peserta. Perkuliahan berlangsung selama 4 semester dengan jadwal pada hari Senin hingga Jumat di sore hingga malam hari, menggunakan metode pembelajaran campuran (blended learning) antara tatap muka dan tatap maya (daring).
"Program ini sangat cocok untuk para ASN dan profesional yang bekerja tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka," ungkap narasumber.
Target lulusan program ini meliputi ASN bidang TIK, Pengelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Pengelola Data Statistik, serta tenaga profesional di berbagai instansi lainnya.
Diampu Dosen Bergelar Doktor dan Profesor
Program Studi S2 Informatika Untan diampu oleh tenaga pengajar yang kompeten, antara lain:
· Prof. Dr. Herry Sujaini, S.T., M.T. — Ketua Program Studi, bidang Natural Language Processing
· Dr. Arif Bijaksana Putra Negara, S.T., M.T. — bidang Komputasi dan Data Mining
· Dr. Ir. Yus Sholva, S.T., M.T. — bidang Geographic Information System
· Serta dosen-dosen bergelar Doktor lainnya dengan keahlian di bidang Supply Chain Management, Kecerdasan Buatan, dan IoT
Program juga didukung oleh dosen tambahan dari Fakultas Teknik Elektro dan Matematika Untan.
Informasi Pendaftaran
Pendaftaran mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027 telah dibuka sejak 2 Juni hingga 4 Juli 2026 (dapat diperpanjang). Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website resmi s2informatika.untan.ac.id. Seleksi masuk terdiri dari Evaluasi Dokumen Administrasi (Desk Evaluation) dan Tes Wawancara.
Persyaratan TKDA (Tes Kemampuan Dasar Akademik) dan kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL) bersifat sunnah (tidak wajib) saat pendaftaran masuk, namun menjadi syarat wajib menjelang kelulusan.
Sesi Tanya Jawab: Hangat dan Penuh Antusias
Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan sangat antusias. Diskusi menyentuh berbagai topik praktis seputar penerimaan mahasiswa baru, di antaranya mengenai jalur masuk bagi lulusan D3 dan D4. Dijelaskan bahwa lulusan D3 tidak dapat langsung melanjutkan ke jenjang S2 sesuai ketentuan KKNI, namun dapat menempuh program Ekstensi atau Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di S1 Informatika Untan sebagai jembatan. Sementara itu, bagi lulusan D4 yang memerlukan penyesuaian, tersedia program matrikulasi singkat selama 2 minggu hingga 1 bulan sebelum perkuliahan aktif dimulai, dengan biaya yang sangat terjangkau.
Topik yang mendapat antusiasme terbesar adalah kemungkinan dibukanya kelas khusus bagi instansi pemerintah daerah. Tim Untan menegaskan kesiapan untuk mengakomodasi hal tersebut: apabila sebuah instansi dapat mengumpulkan minimal 20 calon mahasiswa, sistem perkuliahan dapat diatur secara fleksibel — termasuk kemungkinan dosen datang langsung ke daerah. Topik riset dan tesis pun dapat diarahkan sesuai studi kasus nyata di OPD terkait, sehingga hasil studi benar-benar memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah.
Terkait skema beasiswa LPDP, disampaikan bahwa saat ini belum dapat digunakan karena mensyaratkan akreditasi "Unggul" atau "A", sementara S2 Informatika Untan sebagai prodi baru masih berstatus akreditasi "Baik". Untuk sementara, pembiayaan melalui skema instansi (BPSDM) atau mandiri menjadi pilihan yang dapat ditempuh.
Pertukaran Plakat sebagai Simbol Kolaborasi
Sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan, acara dilanjutkan dengan seremoni pertukaran plakat dan cinderamata antara Universitas Tanjungpura dan Politeknik Negeri Sambas. Penyerahan dilakukan oleh Dr. Arif Bijaksana Putra Negara, S.T., M.T. kepada Uray Heri Mulyanto, ST., M.Kom. sebagai simbol nyata komitmen bersama dalam mendorong pengembangan SDM unggul berbasis teknologi di Kalimantan Barat, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Sambas.
Dr. Arif Bijaksana Putra Negara, S.T., M.T. menyerahkan plakat kepada Uray Heri Mulyanto, ST., M.Kom.
Penyerahan cinderamata dari Universitas Tanjungpura kepada Politeknik Negeri Sambas.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Magister Informatika Untan, pimpinan Poltesa, serta perwakilan ASN dan akademisi Kabupaten Sambas.
Foto bersama seluruh peserta kegiatan sosialisasi Magister Informatika Untan di Poltesa, 17 Juni 2026.
Foto bersama pimpinan Untan, Poltesa, dan perwakilan instansi pemerintah Kabupaten Sambas.
Tentang Magister Informatika Untan
Program Studi Magister Informatika Universitas Tanjungpura merupakan program pascasarjana di bawah naungan Fakultas Teknik Untan, Pontianak, yang resmi berdiri pada April 2026. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengembangan dan penerapan teknologi informasi untuk kepentingan masyarakat, industri, dan pemerintahan.
Informasi pendaftaran dan program studi dapat diakses melalui s2informatika.untan.ac.id
Diliput dan disusun oleh Tim Magister Informatika Universitas Tanjungpura.
