Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura (UNTAN) mengirimkan dua dosennya, Enda Esyudha Pratama, S.T., M.T. dan Izuardo Zulkarnain, M.T., untuk mengikuti Musyawarah Nasional (MUNAS) VII Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) 2026. Turut serta juga Novi Safriadi, S.T., M.T. Kepala UPA TIK UNTAN dan juga dosen Informatika. Kegiatan berlangsung pada 8–9 Oktober 2026 di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai tuan rumah.
MUNAS tahun ini mengusung tema "Transforming Higher Education in Informatics in the Era of Artificial Intelligence: Advancing Impact-Driven Campuses and Research Downstreaming for Competitive Human Resources in Indonesia". Selain mengikuti forum, kedua dosen mewakili prodi dalam Sidang MUNAS dan pemilihan pengurus APTIKOM periode 2026–2030.
Klinik prodi, workshop industri, dan sesi pleno
Hari pertama diisi klinik pengembangan program studi yang berjalan paralel. Topiknya antara lain sistem penjaminan mutu internal, penulisan karya ilmiah bereputasi, kurikulum berbasis OBE/KKNI/SKKNI, penyusunan proposal DRTPM dan BRIN, akreditasi internasional IABEE, serta tata kelola jurnal ilmiah. Peserta juga mengikuti workshop industri bersama Coursera, Huawei, dan mitra lainnya.
Salah satu sesi klinik pengembangan program studi, 8 Oktober 2026. [file: aptikom-klinik.jpg]
Pada hari yang sama, MUNAS VII APTIKOM dibuka secara resmi. Acara pembukaan diisi paparan program pendidikan nasional oleh Ketua Umum APTISI, penandatanganan MoU APTIKOM dengan mitra industri, dan sharing industri.
Pembukaan resmi MUNAS VII APTIKOM 2026 di Yogyakarta, 8 Oktober 2026. [file: aptikom-pembukaan.jpg]
Pada hari kedua, peserta mengikuti sharing dekan fakultas bidang Informatika dan Komputer dari UAJY, UAD, UDINUS, dan UGM, serta sesi pleno tentang kebijakan pendidikan nasional dari Ditjen Dikti, akreditasi LAM INFOKOM, dan talenta digital dari BPSDM Komdigi.
Sesi pleno akreditasi LAM INFOKOM tentang implementasi siklus PPEPP, 9 Oktober 2026. [file: aptikom-lam-infokom.jpg]
Wawasan untuk pengembangan prodi
Beberapa hal penting yang dibawa pulang untuk pengembangan Program Studi Informatika UNTAN:
• Kurikulum OBE. Praktik baik implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education, mulai dari pemetaan capaian pembelajaran lulusan (CPL) ke mata kuliah, portofolio mata kuliah, hingga standar Capstone Project.
• Akreditasi. Pengenalan instrumen akreditasi LAM INFOKOM versi 2.1 yang menekankan budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan, serta persyaratan akreditasi internasional IABEE.
• Regulasi terbaru. Penjaminan mutu dan standar nasional pendidikan tinggi kini mengacu pada Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.
• Penelitian dan publikasi. Informasi skema pendanaan penelitian Kemdiktisaintek 2026 dan BRIN/LPDP, serta strategi penulisan karya ilmiah bereputasi, termasuk pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.
• Talenta digital dan industri. BPSDM Komdigi membuka kolaborasi program AI Talent Factory dengan rekognisi 10–18 SKS bagi mahasiswa. APTIKOM juga menandatangani MoU dengan Coursera/Udemy, Kinobi, dan Velsicuro yang dapat dimanfaatkan perguruan tinggi anggota.
Ketua Umum baru dan keanggotaan prodi
Sidang MUNAS VII menetapkan Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, S.Si., S.Kom. sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APTIKOM masa bakti 2026–2030.
Penyampaian visi–misi dan pemilihan Ketua Umum APTIKOM 2026–2030, 9 Oktober 2026. [file: aptikom-pemilihan-ketum.jpg]
Pada kesempatan yang sama, keanggotaan Program Studi Informatika UNTAN di APTIKOM resmi diaktifkan. Dengan keanggotaan ini, prodi dapat mengakses program dan kerja sama nasional APTIKOM untuk penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Tindak lanjut
Delegasi merekomendasikan agar hasil MUNAS ditindaklanjuti, antara lain melalui peninjauan dokumen kurikulum OBE, penyesuaian rujukan regulasi, penyiapan akreditasi LAM INFOKOM 2.1, serta penjajakan program kerja sama APTIKOM dan pemerintah seperti AI Talent Factory untuk mahasiswa.
