Pontianak — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas dibukanya Program Studi Magister Informatika Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan). Program ini tercatat sebagai program magister informatika pertama di Kalimantan Barat.

Dalam pernyataannya, Mendiktisaintek menilai kehadiran program tersebut membuka ruang lahirnya talenta-talenta digital, peneliti, dan inovator teknologi dari daerah yang nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

"Program ini juga didukung oleh para tenaga pengajar profesor dan doktor yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang informatika, sehingga diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran dan riset yang kuat, relevan, dan berdampak," ujar Prof. Brian.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek berharap Magister Informatika Untan dapat menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital di Kalimantan Barat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara kampus, industri, dan pemerintah daerah.

Pembukaan program magister ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan tinggi bidang teknologi informasi di wilayah Kalimantan. Selama ini, calon mahasiswa pascasarjana informatika asal Kalimantan Barat umumnya harus menempuh studi di luar daerah. Dengan hadirnya program ini, peluang melanjutkan jenjang magister informatika kini terbuka di kampung halaman.

Saat ini, Program Studi Magister Informatika Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura telah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Informasi lengkap mengenai pendaftaran, kurikulum, dan profil pengajar dapat diakses melalui laman resmi program studi di s2informatika.untan.ac.id.

Mengakhiri pesannya, Mendiktisaintek mengajak seluruh elemen pendidikan tinggi untuk terus mendorong lahirnya solusi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.