UNTAN Informatics Training for Unity Development (UNITY) telah sukses diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Acara yang sangat dinantikan ini disambut dengan antusiasme tinggi dan diikuti oleh lebih dari 40 peserta dari kalangan mahasiswa. Kehadiran para peserta ini mencerminkan tingginya minat serta kesadaran akademis terhadap pentingnya menguasai keahlian pengembangan perangkat lunak interaktif, khususnya dalam industri game development dan realitas virtual yang kini mengambil peran sentral dalam berbagai inovasi teknologi kreatif.
Kegiatan edukatif ini menghadirkan Bapak Dimas Apriyandi, S.Kom., M.Sc. (Hons) sebagai pemateri utama yang membimbing jalannya sesi dari awal hingga akhir. Beliau merupakan dosen Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura dengan latar belakang pendidikan Master of Business Information Technology dari University of Twente, Belanda. Selain kesibukan akademisnya, beliau memiliki rekam jejak profesional dan kewirausahaan yang impresif di tingkat global maupun nasional, termasuk pengalamannya sebagai Solution Engineer di SAP LeanIX, Belanda , serta perannya saat ini sebagai Manajer Pelatihan Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) UNTAN dan Direktur Namaku Coffee Indonesia. Dengan kombinasi keahlian teknis internasional dan pengalaman bisnis nyata tersebut, Bapak Dimas mampu membedah konsep-konsep game engine Unity yang rumit menjadi materi yang membumi, serta membagikan wawasan praktis tentang bagaimana pengembangan teknologi dapat memberikan dampak inovatif secara langsung.
Di bawah arahan beliau, kegiatan ini berhasil menghadirkan suasana belajar yang santai namun tetap menjaga fokus dan konsentrasi yang tinggi. Peserta tidak hanya sekadar menerima pemahaman dasar secara pasif, tetapi juga langsung diajak terjun ke sesi praktik merancang lingkungan interaktif dan logika program menggunakan perangkat lunak Unity. Pendekatan hands-on ini terbukti sangat efektif, di mana peserta dapat langsung mengeksekusi skrip, mengatur aset visual, dan merender hasilnya secara seketika. Metode ini sukses membuat materi pengembangan game dan simulasi yang awalnya terasa kompleks menjadi jauh lebih aplikatif, interaktif, dan menyenangkan untuk dieksplorasi secara langsung.
Lebih dari sekadar transfer pengetahuan teknis, pelaksanaan pelatihan ini juga menjadi cerminan nyata dari semangat akademik yang senantiasa dijunjung tinggi di lingkungan Universitas Tanjungpura, khususnya dalam merawat integritas dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pelatihan ini secara tidak langsung turut memotivasi dan mendorong para peserta untuk terus menanamkan jiwa belajar yang mandiri, aktif, serta bertanggung jawab terhadap proses pengembangan kapasitas diri mereka. Melalui serangkaian kegiatan inovatif seperti ini, diharapkan mahasiswa akan semakin tangguh dan siap secara kompetensi dalam merespons dinamika perkembangan teknologi, khususnya di bidang pengembangan perangkat lunak kreatif dan inovasi digital.
